The Miserly Knight - Adimas Immanuel

01.42 Pohon Belimbing 0 Comments


Dari utara terdengar,
bunyi oboe yang melengking
meninggalkan bayangan hutan ini.

Kita saksikan sedih memang dinanti,
ketika seorang pemuda memekik:
“dunia hanya perkara melunasi utang-piutang!”.
Ia kutuki dunia. Harum delima yang mengalir
dalam kapilernya membuat ia merasa
berkepentingan mengutuki dunia.

Amarah dilumurkan di ujung tombak,
awali permainan tiga babak:
medan laga tiga pembuluh darah
yang mengalir dari sungai Utara.

Sebonggol darah daging hancur
di antara geraham kekuasaan
ketika suara lirihnya berujar
“Anakku, o Anakku, yang sulung
dari dunia hanyalah kepicikan!”

Seketika melankoli
mengeras di tengkuknya.

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.

Kenalan dengan saya disini!