Dongeng Putri Kencur dan Tomat

12.03 Pohon Belimbing 2 Comments


Pada suatu hari, hiduplah seekor Putri Kencur yang hidup di kerajaan megah di sebuah halaman nenek nenek di Negeri Utara. Putri Kencur ini suka sekali makan makanan enak, belajar sulap dan bernyanyi untuk pohon pohon sahabatnya. Putri Kencur memang anak yang baik, semuanya bilang begitu. Putri Kencur adalah anak yang manis, dan disayangi semua orang. Siapa yang bisa nggak sayang sama Putri Kencur? Begitu kadang ucap orang orang di sekeliling Putri Kencur.

Tapi Putri Kencur, punya satu rahasia. Rahasia yang nggak semua orang tahu tentang Putri Kencur. Putri Kencur jatuh cinta dengan Tomat. Iya Tomat. Aneh bukan? Kencur mencintai Tomat. Padahal, kata Raja Kencur, ayah Putri Kencur, Putri Kencur harusnya menikah dengan Kencur juga, entah, pangeran kencur dari negeri mana. Harus pangeran, bisa hancur kerajaan megah ini kalau Putri Kencur menikah dengan Putri Kencur juga, nggak boleh kan ada dua puteri dalam satu istana? Apalagi Raja Kencur juga, nggak boleh. Nah Ratu? Juga nggak boleh. Apalagi kencur kencur lainnya, pokoknya harus Pangeran Kencur. Lah ini malah Tomat, duh Putri Kencur mau taruh mukanya dimana, mahkota yang ia jaga mengkilat di kepalanya tidak boleh sampai jatuh, Putri Kencur ini harus tetap jaga image, Putri Kencur adalah putri yang gagah dan tahu diri, memegang prinsip, kalau ia harus menjaga dan membentuk dirinya sendiri dengan kokoh di dunia yang menyebalkan ini.

Tapi ia jatuh cinta dengan Tomat. Duh kuulang sekali lagi ya biar kalian semua tahu betapa mengejutkannya seorang Kencur jatuh cinta dengan Tomat. Tomat yang berbeda sama sekali dengan Kencur, segalanya berbeda! Negerinya, pola hidupnya, sampai mungkin, definisi jatuh cintanya juga berbeda. Tapi Tomat ini, duh Putri Kencur suka sekali Tomat ini. Tomat yang ini itu baik sekali, warnanya merah seperti warna lipstick kesukaan Putri Kencur, matanya besar seperti mata anak anak dan Putri Kencur suka sekali anak anak, Tomat yang ini itu walaupun suka cheesy dan annoying tapi ya begitu, bikin kesel kesel gemas.

Jatuh cinta dengan Tomat, adalah pengecualian paling berani yang pernah dilakukan Putri Kencur. Ya bayangkan saja kalau sampai Raja Kencur, atau sahabat sahabat Putri Kencur tahu. Apalagi Tomat ini tuh bukan dari sebuah kerajaan, dia bukan Pangeran Tomat, bukan juga Putri Tomat, apalagi Banci Tomat. Ah Putri Kencur juga tidak begitu peduli. Ia tidak peduli Tomat itu apa, Tomat ya Tomat.
Sampai suatu hari, Putri Kencur dan Tomat sedang berjalan jalan di Kerajaan Raja Kencur, Putri Kencur dan Tomat bertemu KoliKoli, Brokoli teman Raja Kencur. KoliKoli ini curiga pada Tomat, tapi Putri Kencur bilang kalau mereka hanya berteman. Putri Kencur takut ketahuan oleh KoliKoli. Putri Kencur lupa, kalau ia menyakiti hati Tomat.

Tomat juga ternyata jatuh cinta dengan Putri Kencur. Tomat begitu sedih ketika ia tidak diakui oleh Putri Kencur. Sebetulnya ia tahu juga kalau sesuatu seperti ini akan terjadi, entah sampai kapan. Tapi, tetap saja mereka berdua sedih. Putri Kencur sedih karena menyakiti hati Tomat, dan Tomat sedih, jelas, iyalah kan Tomat yang disakiti.
Putri Kencur menerima Tomat, dengan seluruh tubuh Tomat yang bulat dan merah itu. Cuma ya, Putri Kencur nggak bisa terima dengan masyarakat Kerajaan Raja Kencur yang nantinya tidak menerima dirinya yang mencintai Tomat, membingungkan ya. Putri Tomat menerima Tomat, dan berharap Tomat juga dapat menerima dirinya, dirinya sendiri maksudnya. Putri Tomat tidak peduli kok kalau suatu saat Putri Kencur tidak diterima lagi oleh Tomat asal Tomat bisa menerima dirinya sendiri, itu cukup bagi Putri Kencur, setidaknya supaya mereka bisa hidup bahagia, meskipun sendiri sendiri nantinya. Kisah cinta mereka toh juga tidak bisa dibawa kemana mana nantinya, entahlah, pengetahuan dan kecerdasan Putri Kencur belum sampai situ. Putri Kencur cuma berharap ia melakukan sesuatu yang baik, apalagi untuk Tomat.

Putri Kencur masih mau melakukan banyak hal dengan Tomat, meskipun seringkali cuma bikin kesal Tomat. Tapi kadang, bikin kesal Tomat juga menyenangkan sih. Putri Kencur mungkin cuma bisa menunggu Tomat, dan membiarkan Tomat menyelesaikan masalahnya sendiri. Putri Kencur memang seharusnya sadar, cara pikir Kencur nggak bisa selamanya diterapkan ke Tomat, lah pupuknya aja sudah beda. Putri Kencur percaya, Tomat sudah dewasa dan mampu menyelesaikan masalahnya sendiri. Putri Kencur Cuma ingin Tomat tahu, kalau ia cuma khawatir, kalau ia Cuma menginginkan yang baik baik aja untuk Tomat. Putri Kencur juga ingin Tomat tahu, kalau Putri Kencur kepingin lagi diajak ke Ancol, pas Ancol lagi sepi. Putri Kencur juga kepingin makan seblak pedes level tiga lagi.

Sekarang pencerita bingung nih, mau tulis “Akhirnya mereka hidup bahagia selama lamanya” atau nggak. Putri Kencur dan Tomat nggak peduli selama lamanya kok, kalau kata Tomat sih, mau mecahin rekor dua tahun, kalau Putri Kencur sih percaya garis tangan, kita lihat saja, garis tangan Putri Kencur dan Tomat bakal sampai mana.

2 komentar:

Kamar

10.39 Pohon Belimbing 0 Comments


Kita amati langit langit kamarmu yang pucat
menonton film bisu, yang
kita reka reka sendiri dalam kepala
keberanian adalah tentang kita yang tergesa gesa, kau
menciptakan ciuman ciuman baru yang kusimpan di saku kemeja

Sudah kubilang berapa kali kalau kamarmu itu butuh warna,
mungkin jam dinding oranye, lampu kerlap kerlip atau
sekadar kalender gratis dari partai juga tak apa apa
sebab aku takut sekali, terbiasa mencari warna warna itu di matamu yang jatuh cinta itu kekasih
takut sekali

Aku amati langit langit kamarmu yang pucat
sebetulnya ketakutan dalam diriku, apa?
perkara yang mengada ada sekarang di kepalaku silau, kekasih
jika mencintaimu adalah pilihan paling berani, lalu mungkin
aku pengecut yang paling tidak tahu diri

Melihat wajahmu aku mengerti,
cinta memang diciptakan untuk mereka yang berani
dan siap kehilangan diri sendiri

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.

Kenalan dengan saya disini!