Hujan I

05.20 Pohon Belimbing 0 Comments

hujan ricik di telinga kita yang berisik dengan cinta yang,
cinta kita yang,
risau.

akan sampai mana kita reda nantinya,
atau kapan, bagaimana
musim menanggalkan jejak hujan di tubuhku selembar selembar
dan jejak amarahmu, ia rekah di tepi segala cuaca

apa yang kau harapkan dari hujan yang ingin reda
selain sangkal dan riciknya pun pada akhirnya sampai ke selokan.

apa yang kuharapkan dari angin kemarau yang tak kunjung datang,
yang membiarkan wajahku tanggal, berjatuhan
menjelma gerimis yang mengembun di dahan

tiba tiba kau menjelma apa
tiba tiba malam datang, hujan tak kunjung usai dan kita bertanya tanya dan terus saja
apa?

padahal ini seharusnya sudah selesai.


(terinspirasi dari video di atas, direkam bang Ivan G S)

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.

Kenalan dengan saya disini!