Di Gereja: Sepi

13.16 Pohon Belimbing 0 Comments

Kita sempat ada, ujar cahaya
(Kau menoleh, cahaya datang dari dua bola mata)

Masihkah kita harus taat pada kecemasan dan gigil kita?
Sedang doa masih saja jadi tempat perlindungan paling setia,
dan kau masih jadi kata yang selalu kuminta dengan percaya

Kau masih jadi kidung yang buta nada

Nyanyian melengkapi sunyi yang mencengkram nyawa
(Jika kematian menantiku tanpa suara, apa bedanya kau?)


:Kau juga, masih jadi amsal yang tak bisa dibaca

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.

Kenalan dengan saya disini!